ألجملة الفعلية

JUMLAH FI’LIYAH

تعريف : ألجملة الفعلية هي ما تركب من فعل وفاعل او فعل ونائب الفاعل

Definisi : Jumlah Fi’liah adalah kalimat yang tersusun dari fi’il (kata kerja) dan fa’il (subyek) atau tersusun dari fi’il (kata kerja) dan naibul fa’il (obyek sebagai pengganti subyek).

Contoh :

1. Tersusun dari fi’il dan fa’il
Zaid telah datang                                                                      جاء زيد
Hasan telah pergi ke pasar                                         ذهب حسن الى السوق
Fatimah telah pulang dari sekolah                          رجعت فاطمة من المدرسة
Hindun telah membuka pintu kelas                             فتحت هند باب الفصل
Mahmud sedang membaca buku                                   يقراء محمود الكتاب
Husen sedang menulis surat                                         يكتب حسين الرسالة
Aisah sedang memasak di dapur                              تطبح عاءشة في المطبح
Ruqoyah sedang membeli baju-baju di toko       تشتري رقية ملابس في الدكان

Penjelasan :

a. Kata فتحت, رجعت , ذهب , جاء adalah فعل ماض Fi’il Madhi (kata kerja bentuk lampau) adapun kata , حسن , زيد هند , فاطمة adalah فاعل Fa’il (Subyek).

b. Kata يقراء , تشتري , تطبح , يكتب adalah فعل مضارع Fi’il Mudhoreg (kata kerja bentuk sedang) adapun kata رقية ,عاءشة , حسين , محمود adalah فاعل Fa’il ( subyek).

c. Kata في الدكان , في المطبح , من المدرسة , الى السوق adalah جار مجرور Jar Majrur (keterangan yang menunjukkan tempat) sedangkan الرسالة , الكتاب , باب الفصل adalah مفعول به Maf’ul bih (obyek).

2. Tersusun dari Fi’il dan Naibul fa’il
Anjing telah dipukul                                ضرب الكلب
Surat telah ditulis                                    كتب الرسالة
Alqur’an telah dibaca                                قرأ القرءان
Surat sedang dikirim                             يرسل الرسالة
Kuda sedang ditunggangi                      يركب الحصان
Kambing sedang disembelih                      يذبح الغنم

Penjelasan :

a. Kata قرأ , كتب , ضرب adalah فعل ماض مجهول Fi’il Madhi Majhul (kata kerja bentuk lampau dan bentuk pasif), sedang kata القرءان , الرسالة , الكلب adalah نائب الفاعل Naibul Fa’il (Obyek yang menempati kedudukan seakan-akan sebagai subyek). Karena obyek seharusnya selalu mansub tetapi dalam bentuk pasif ini obyek justru marfu’.

b. Kaيذبح ,يركب , يرسل adalah فعل مضارع مجهول (kata kerja bentuk sedang dan bentuk pasif), adapun kata الغنم , الحصان , الرسالة adalah نائب الفاعل (Obyek yang menempati kedudukan seakan-akan sebagai subyek). Karena obyek seharusnya selalu mansub tetapi dalam bentuk pasif ini obyek justru marfu’.

Kesimpulan : Setiap kalimat yang didahului dengan kata kerja (Fi’il) maka kalimat tersebut disebut dengan Jumlah Fi’liah

Serka M.Z. Latief, KIB Arab ’08

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Ringkasan nya ?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: