SALAH SATU RAHASIA KEBERHASILAN PERANG FIR’AUN

June 18, 2008 at 2:25 am | Posted in Kisah-kisah | 5 Comments

Oleh : SULAIMAN

Fir’aun adalah gelar untuk raja Mesir yang bernama Al Waliid bin Mush’ab dan juga gelar untuk siapa saja yang sombong dan melampaui batas. ( Muhammad bin Abu Bakar Ar Rooziy, Mukhtar Al Shih-hah, Daarul Fikr, Beirut, 1981, hal. 500)

Fir’aun menjalankan kerajaan tiraninya pada tahun + 3000 SM dengan sangat otoriter dan sangat diktator. Dia menjadi sangat terkenal karena dapat mengalahkan kerajaan manapun yang jauh lebih besar dan lebih kuat. Tersebarnya berita tentang kehebatan Fir’aun dalam mengalahkan kerajaan yang memiliki jumlah tentara jauh lebih banyak dan lebih terlatih, dengan peralatan dan perbekalan yang lebih lengkap; bukan cuman sekali saja, tapi berkali-kali. Maka Fir’aun menjadi figur monster menakutkan dan ditakuti dimana-mana.

Kerajaan-kerajaan lain di sekitarnya merasa tidak aman, merasa gentar dan takut, berusaha menambah tentaranya, meningkatkan latihan, melengkapi peralatan perangnya dan meningkatkan penjagaan dan kewaspadaan siang malam. Walaupun menjadi lebih unggul dalam jumlah tentara, peralatan dan perbekalan perangnya, tetapi ketika diserang oleh Fir’aun tetap dapat dihancurkan dalam waktu singkat.

Fir’aun menjadi “mabuk kemenangan” dan semakin “haus kekuasaan”, dan hatinya menjadi semakin “keras” karena selalu diangung-agungkan secara berlebihan serta dikultus-individukan oleh para pengikutnya. Hati nuraninya dan rasa perikemanusiaannya telah hilang, dan telah menjadi sangat sewenang-wenang dan melampaui batas (Q.S. Al Fajr : 10, Q.S. Thoha : 24, 43)

Fir’aun beserta seluruh pembesarnya dan para pendukungnya secara alamiah telah membentuk suatu kelompok dan telah menyatu serta telah berkembang menjadi suatu kaum yang baru, yaitu kaum yang sangat sombong (Q.S. Al Mu’minuun : 46)

Setiap keberhasilan dirayakan di Istananya dengan berpesta-pora, berdansa-ria, bermabuk-mabukan dan hal-hal lain yang bersifat maksiat. Maka kehidupan di dalam istana menjadi sangat glamour dan dibungkus oleh perselingkuhan, siapapun yang jadi idola dalam perselingkuhan akan naik pangkat dan bisa jadi pejabat tinggi, bahkan perselingkuhan antar anggota keluarga Fir’aun ada yang berkelanjutan contohnya seperti Tutankhemen yang menikahi saudara tirinya sendiri bernama Ankhesenamun.

Kehidupan rakyat di luar istana semakin susah dan tertekan oleh kekuasaan Fir’aun yang dzolim dan sewenang-wenang, dan yang paling menderita adalah bangsa Bani Israel sebab mereka dijadikan budak, dihinakan dan selalu kerja rodi sehingga banyak yang meninggal akibat penyiksaan dan kelaparan. Setiap daerah atau wilayah yang telah masuk dalam cengkeraman kekuasaan Fir’aun, mau tidak mau dipaksa harus tunduk pada kemauan Fir’aun, karena disana telah ditempatkan banyak petugas khusus, laksana tiang-tiang pasak yang telah ditanam. (Q.S. Al Fajr : 10)

Fir’aun yang lupa diri dan bertambah sombong, memproklamirkan dirinya menjadi tuhan serta ingin diperlakukan sebagai tuhan, dia ingin semua manusia menyembah dirinya. (Q.S. An Naazi’aat : 24) Maka siapa saja yang tidak patuh, dia turun tangan sendiri menyiksa dan membunuhnya di depan khalayak ramai, demikian pula para pembesarnya juga turut melakukan penyiksaan di depan khalayak ramai, sehingga banyak orang yang dicekam rasa ketakutan yang mendalam. (Q.S. Yunus : 83)

Sudah banyak yang menjadi korban pembunuhan Fir’aun karena tidak mengakui Fir’aun sebagai tuhan, dan menentang doktrin “Doktrin Ketuhanan Fir’aun”, tidak patuh untuk menyembahnya, termasuk permaisurinya sendiri, yang semula sangat dicintainya, Asiyah binti Muzahim, disiksa dengan cara ditimpa batu sampai kepalanya pecah dan otaknya berhamburan. Tukang sisirnya yang bernama Siti Masyithoh beserta satu keluarga, yang semula adalah kesayangan dan paling dekat dengan keluarga Fir’aun, disiksa dengan cara digoreng dalam kuali/ penggorengan khusus yang besar. Tukang sihirnya dan tukang ramalnya, yang semula paling dekat dan menjadi orang kepercayaannya, disiksa dengan cara disalib di padang pasir berhari-hari tidak diberi makan dan tidak diberi minum sampai menemui ajalnya di tiang salib. (semoga mereka semua yang disiksa sampai meninggal diampuni dosanya..amin)

Ternyata Fir’aun menyukai dan mengembangkan berbagai seni dan memberikan tempat khusus di istananya bagi mereka yang berbakat dibidang seni. Berkembanglah seni tari, tari erotis dan tari perut yang terkenal dari Mesir. Berkembanglah seni pahat bahkan di kamar pribadi Fir’aun terdapat 200 patung. Berkembanglah seni rupa, dan lukisan pada kertas papirus yang telah berumur ribuan tahun menjadi sangat terkenal. Berkembanglah pula seni tato atau seni merajah tubuh dengan jarum dan tinta untuk membuat berbagai gambar pada tubuh manusia.

Pengembangan seni selalu dihubungkan dengan keperluan acara ritual keagamaan “Doktrin Ketuhanan Fir’aun”, dan keperluan militer. Tentu saja acara ritual keagamaan ini bercampur baur dengan hawa nafsu dan maksiat yang sesuai dengan “Doktrin Ketuhanan Fir’aun” karena memang disusun menurut versi egonya Fir’aun sendiri. Adapun seni yang dimanfaatkan untuk keperluan operasi militer antara lain adalah seni tato yang diubah dan dan dimodifikasi menjadi semacam sandi untuk titah Fir’aun dan perintah operasi militer. Petugas pembawa berita (caraka ) ditato pada kulit kepalanya, juga membawa pula perintah tambahan yang palsu dan diselipkan pada lipatan baju atau di ketiaknya. Kegunaan perintah palsu/tambahan untuk “menipu dan mengelabui” musuh. Bila petugas caraka tertangkap musuh, dia tidak bisa diinterogasi karena bisu sebab lidahnya telah dipotong. Lalu musuh menggeledah seluruh tubuh petugas caraka dan mendapat dokumen rencana penyerangan dari lipatan baju. Musuh merasa gembira telah mendapatkan informasi baru, dan petugas caraka yang gagu, bodoh, kelihatannya tidak tahu apa-apa dan setengah pikun itu dilepaskan. Akan tetapi ketika petugas caraka sampai di tempat tujuan, lalu dicukur rambut kepalanya dan dibaca perintah yang benar, juga ditambahkan dengan semua informasi selama dalam perjalanan melalui bahasa isyarat, setelah semuanya lengkap, maka petugas caraka tersebut dibunuh.

Pengiriman caraka secara berkesinambungan menjadi salah satu rahasia keberhasilan perang yang dikomandoi Fir’aun, sebab dengan kegiatan ini beberapa hal diraih sekaligus :

1. Menghilangkan kevakuman komunikasi antara Fir’aun dengan semua tentaranya yang disebabkan oleh jeda pada rentang komando yang panjang dan jauh, sehingga semangat dan moril tentaranya selalu terjaga.

2. Memasukan isu atau berita palsu/tambahan kepada pihak musuh, dan musuh yang dalam suasana ketakutan akan mudah “termakan” oleh isu kelicikan tersebut.

3. Mendikte musuh secara tidak langsung, karena usaha musuh dalam persiapan untuk mengantisipasi serangan merupakan skenario Fir’aun yang telah tersusun.

4. Mengamati keadaan musuh secara tidak langsung, sehingga Fir’aun mendapat masukan untuk mengetahui peta konsentrasi lawan dan mengukur kekuatan mereka, untuk selanjutnya menyusun organisasi dan strategi pertempuran yg terstruktur yang sesuai dengan medan.

5. Menjadikan pengiriman caraka ini sebagai alat transformasi yang terpercaya, sehingga Fir’aun selalu dapat mengendalikan dan mengerahkan seluruh tentaranya, kapan saja dan ke mana saja dia mau, sesuai dengan egonya.

Sebagai penutup, kelebihan apapun yang kita miliki, janganlah membuat kita menjadi sombong atau berlaku zholim, manusia tetap manusia tidak bisa menjadi tuhan. Memaksakan diri mengaku menjadi tuhan atau berlaku seperti Fir’aun adalah tindakan yang sangat zholim, pasti dilaknat dan dikutuk oleh semua manusia, juga dilaknat dan dikutuk oleh “Yang Maha Kuasa” yang telah menciptakan langit dan bumi beserta seluruh isinya, maka kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zholim. (Q.S. Al A’raaf : 44)

5 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Assalamualaikum, Subpok Arab!
    Sunyi …sepi …hampa …mati ….seperti di tengah gurun sahara…. ada tapi tiada …
    Ada wujudnya ….tetapi tidak ada ‘roh’nya …

    Begitu kurang lebih kesan saya ketika memasuki blog ini. Sepertinya blog ini di bangun bukan untuk apa-apa dan bukan untuk siapa-siapa, nampaknya dia dibangun hanya karena di mana-mana sedang musim membangun blog …..
    Mengapa blog ini tidak dikunjungi orang? Mengapa artikelnya tidak dikomentari orang?
    Mari kita cari jawabannya!

    Saya berikan tantangan untuk Subpok Arab, bila dalam waktu satu bulan sejak tanggal komentar ini jumlah pengunjung blog Anda bisa melewati angka 2000 (duaribu) dan total komentar untuk semua artikel di blog ini melewati angka 200 (duaratus), maka Subpok Arab akan mendapat bonus dana pembinaan sebanyak 2JT !
    Tetapi kalau tidak berhasil, Subpok hanya diminta menulis sebuah artikel berjudul :
    “Pemanfaatan blog dalam proses belajar bahasa Arab di Pusdiklat Bahasa” untuk dimuat di Majalah Satria Badiklat.
    Apakah Subpok Bahasa Arab berani menerima tantangan ini? Saya minta jawabannya segera secara terbuka.
    Wassalamualaikum Wr Wb.

  2. Assallamualaikum…..

    Selamat sore Kabadan, terima kasih atas kunjungannya ke subpok bahasa arab.
    InsyaAlloh saya akan memulai banyak berkunjung ke blog teman2 yang lain agar saya mendapat pelajaran dari teman2 agar saya dapat membuat blog yang baik agar dapat mencapai sasaran yang diinginkan.
    InsyaAlloh blog subpok bahasa arab akan merubah image bagi pengunjung agar tidak terasa gersang dan mempunyai ruh sepeti yang Kabadan harapkan.
    InsyaAlloh, saya Mariam, akan membuat article yang judulnya telah ditentukan Kabadan pada bulan yang akan datang agustus/september.
    Terima kasih atas komentarnya.

    wassalam,

    Mariam

  3. aku senanng dengan blok ini membuat bangak pilihan bagi yang ingin berintraksi dengan dunia maya terus terang memang masih banyak kekurangan seperti bahan bahan cerita yang masih menurut saya kurang namun saya optimis blog ini akan semakin menarik jika antum terus berusaha

  4. terus berkarya subpok bahasa arab !!
    allahu akbar !! =))

  5. A…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: