Metode Pengobatan Kay

May 29, 2008 at 12:47 am | Posted in Info | 4 Comments

oleh : Sulaiman

Metode pengobatan dengan nama “Kay” adalah metode pengobatan peninggalan berasal dari daerah Timur Tengah lalu metode ini berkembang di daerah cina dan metode ini dipergunakan oleh para “sinshe“ di Indonesia, jadi sebagian masyarakat Indonesia sebenarnya sudah mengenal metode ini.

Metode pengobatan ini adalah metode yang menggunakan “sayatan api” atau menggunakan bara api yang menyala untuk membakar atau menyundutkan bagian tubuh tertentu dalam usaha mengobati penyakit tertentu sejenis rematik dan encok atau penyakit yang diakibatkan oleh sulitnya menggerakkan anggota tubuh akibat kerja keras dan umum menyebutnya penyakit rematik/encok terutama akibat pengaruh perubahan suhu udara panas dingin, maka di daerah gurun pasir suhunya termasuk ekstrim, kalau siang di gurun bisa mencapai diatas 60 derajat celcius dan kalau malam bisa mencapai di bawah 5 derajat celcius.

Asal mula praktek pengobatan ini terdiri dari tiga tahap :

1.         Tahap pertama pasien dikubur di padang pasir yang memiliki derajat panas + 50 derajat celcius selama 15 menit, jika pasien merasa sembuh dari rasa pegal, cape, lelah dan merasa segar bugar dan tenaganya pulih kembali maka tidak dilanjutkan dengan tahap kedua.

2.         Tahap kedua setelah pasien diangkat dari kuburan pasir tersebut lalu diberi tanda pada bagian-bagian tubuh tertentu yang masih dirasakan sakit, pemberian tanda harus lengkap.

3.         Tahap ketiga pasien disundut atau ditempelkan dengan bara api menyala pada bagian tubuh yang telah diberi tanda, akibat penyundutan tersebut, pasien menderita luka bakar. Saat pasien menderita luka bakar  sebenarnya pasien telah merasa sembuh dari penyakit sejenis rematik/encok tersebut.

           

Perkembangan metode ini di Cina adalah perubahan cara menyundutnya atau bara api tidak ditempelkan pada kulit bagian tubuh yang sakit dengan cara mendekatkan dan menjauhkan dengan kulit pada bagian yang sakit tersebut, sehingga pasien terhindar dari luka bakar.

 

About these ads

4 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. assalamu ‘alaikum wr wb,

    yaa shohib wa shohibah hayya nabda hayatanaa binnashith, laa takun mutakassalan…
    kun antum mutafaa’ilan wa laa takun mutasaaiman…
    jarrib walahidh takun ‘arifan…
    syukron…

    wassalam

  2. syukron katsiron ‘ala ihtimaamikum, la’alla kitaabati taziidu khozaain thibbiyyah, terima kasih atas atensinya, semoga tulisan ini sekedar menambah pengetahuan tentang pengobatan.

  3. Tapi aku melarang umatku menggunakan kay (HR.Bukhari).

  4. […] SAW bersabda, pengobatan ada 3, minum madu, bekam dan kay. Tapi aku melarang umatku memakai kay (metode yang menggunakan “sayatan api” atau menggunakan bara api yang menyala untuk membakar ata… (Hr.Buhkori)). Bekam (Blood Cupping/Cupping Therapy) adalah pengobatan cara menyembuhkan penyakit […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: